pagi ini aku bangun pagi-pagi sekali, meskipun hari ini aku libur kerja tetapi aku tetap harus bangun pagi-pagi karena hari ini aku akan melakukan perjalanan yang lumayan jauh. perjalanan yang sudah lama tidak pernah lagi aku lakukan, mungkin sudah banyak yang berubah.
setelah mandi dan sarapan, akupun bergegas mengeluarkan si orange dan memanaskannya. sambil menghisap sebatang rokok bertuliskan 234 aku terhanyut ke dalam lamunan kenangan beberapa tahun yang lalu.
aku berdiri dan kemudian aku hampiri seorang teman dekatku, aku segera menyapanya. " kumaha cageur? , asa beresih ayeunamah??? ". namun dia sama sekali tak menjawab, dia malah tertawa sambil berlalu pergi, aku memang merasa heran dengan sikap yang tidak biasa darinya. saat itu, aku bertemu dia di kampus. aku merasakan banyak hal aneh, namun aku tidak pernah menyadari keanehan itu karena waktu itu aku sedang disibukan oleh tugas akhirku yang belum beres-beres padahal sudah hampir satu tahun.
itu adalah pertemuan terakhirku, saat itu aku memang jarang bertemu dengan dia. selain karena liburan idul fitri, aku juga larut dalam kesibukan tugas akhir begitupun sahabatku yang larut dalam dunia motor tua yang merupakan hobi barunya.
hari itu, 3 desember 2005. terakhir kali aku bertemu dan bertegur sapa, pertemuan itu hanya sebentar karena aku maupun sahabatku langsung larut dalam kesibukan masing-masing. akupun bergegas menuju ruangan dosen untuk bimbingan tugas akhirku, sementara sahabatku sedang sibuk ngobrol dengan teman-teman yang lain.
ketika waktu sudah tengah hari, bimbinganku sudah selesai dengan hasil yang sangat tidak memuaskan karena masih belum menemukan kesepahaman antara aku dan dosen pembimbingku. ketika sampai di tempat kami biasa nongrong, sahabatku sudah tidak ada dan menurut teman-teman yang lain dia pergi untuk bersilaturahmi dengan teman-teman motornya. aku pun tak berlama-lama di kampus, aku bergegas pulang ke rumah aku.
11 Desember 2005, entah kebetulan atau tidak. malam itu telpon genggamku tiba-tiba mati padahal baterainya masih penuh??? namun karena sudah jam 01.00, aku merasa tidak akan ada yang menghubungi lagi. keesokan paginya, tiba-tiba telpon rumahku berdering, waktu itu jam menunjukkan jam 06.00. aku sangat terkejut, karena telpon itu memberi kabar yang tidak terduga sebelumnya, kabar kepergian sahabatku.....
13 desember 2008, sudah 3 tahun lebih 2 hari, sahabatku terbaring disana. dan hari ini pula setelah lebih dari satu tahun aku berjiarah ke sana, makam yang bertuliskan nama sahabatku itu terlihat bersih dan terawat. tak banyak yang bisa aku perbuat, aku hanya bisa berdoa untuk keselamatan dia di sana. sahabat sekaligus kakakku yang kini sudah berbaring dalam ke abadian. kini, disana tidak hanya ada satu makam, tetapi tidak jauh dari makam sahabatku, ada satu makam lagi...makam orang yang aku kenal, makam pak haji yang tidak lain ayahanda dari almarhum sahabatku.
keinginan untuk menemui ibunda sahabatku aku tahan, aku masih ingat ketika terakhir kali aku berziarah bu haji menangis karena teringat lagi akan anak laki-laki satu-satunya. aku sadar, kedatanganku membawa kenangan bu haji akan sahabatku. akupun tak kuasa larut dalam kesedihan sementara tidak ada satu hal pun yang bisa aku perbuat untuk menghiburnya, aku hanya bisa diam sambil berusaha menahan air mata yang sudah berkumpul dipelupuk mata seakan-akan tidak tertahan lagi dan ingin segera mengalir dan membasahi pipiku, saat itu tenggorokan ku pun ikut kering karena kelamaan menahan air mata sampai akhirnya akupun berpamitan dan mengucapkan salam.
pada perjalanan kali ini, aku memutuskan untuk tidak mampir dan menemui bu haji atau beberapa temanku yang berdomisili di sekitar sana, aku bergegas pulang menuju rumahku di Garut.
aku hanya bisa berdoa untuk ke duanya agar keduanya di terima di sisi Allah SWT.
Selasa, 30 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar